Patrialis Malah Tegur Kakanwil Banten

JArthalyta SuryaniAKARTA -Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar memastikan langkah Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) wanita Tangerang yang menyetujui dan merekomendasikan pemberian remisi umum Arthalyta Suryani alias Ayin kepada Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) KemekumHAM Banten, sudah tepat dan tidak menyalahi prosedur. Pasalnya, sebagai pembina Ayin di tahanan, Kalapas Wanita Tangerang tentu dapat memastikan apakah Ayin pantas mendapat remisi atau tidak.

Menurut Patrialis, berdasarkan keterangan Kalapas, Ayin memang pantas mendapatkan remisi umum itu. Ayin, menurut Kalapas, sudah berlaku sangat baik selama berada di tahanan. “Dia (Ayin) menjadi pemuka dan mengakar bahasa Inggris dan Mandarin (di tahanan). Dia juga turut membantu kegiatan yang dilaksanakan di rutan,” tutur Patrialis mengulang keterangan Kalapas, di kantronya, Jakarta, Kamis (13/1/2011).
Selain Kalapas, tindakan tepat, menurut Patrialis, juga sudah dilakukan oleh kakanwil dan Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenkum HAM dalam menyikapi permohonan pemberian remisi umum AYin yang dilayangkan oleh Kalapas itu.
“Kakanwil sudah benar pekerjaan. Karena artalita berkelakuan baik. Dan cek kelapangan betul atau tidak?Inspektorat juga sudah benar karena laporan, kenapa Ayin tidak dapat remisi,” ungkapnya.
Namun dari hasil penelitian yang sama, lanjut Patrialis, diketahui bahwa Kakanwil juga telah melakukan kesalahan karena tidak menyetujui permohonan remisi Ayin. “Setelah diteliti, Ayin berhak menerima remisi. Lalu Kakanwil ditegur,” ujarnya.
Lalu mengapa Kankanwil tidak memberi remisi bagi Ayin? “Karena itu bukan kewenangan dia. Karena tugas Dirjen adalah pembebasan bersyarat,” katanya.
Dan terkait pembebasan bersyarat AYin yang akan jatuh pada 27 Januari mendatang, Patrialis memastikan Ayin akan mendapatkannya. Pasalnya, jika Ayin tidak mendapatkan PB yang menjadi haknya itu, maka
KemenkumHAM telah melakukan kesalahan. “Dia sudah melaksanajkan hukuman 2/3 dari masa hukuman. Dan hak dia diberikan. Itu berjalan seperti puluhan ribu warga binaan lainnya,” ungkapnya. “27 Januari nanti Ayin akan bebas. Dia bebas tanpa remisi. Jadi memang dia sudah seharusnya keluar tanpa diberikan remisi,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s