CAMAT LEGOK TIDAK TANGGAP PADA KREATIFITAS PEMUDA

TANGERANG, Sehubungan dengan di selenggarakannya  Pentas Fiesta Legok 2011 yang dilaksanakan oleh para pemuda dan remaja Kecamatan Legok sejak Kamis (03/02), Bambang Irianto, BA, Camat Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang dinilai masyarakat tidak aspiratif dan tidak tanggap atas kreatifitas  pemuda dan remaja dalam penyelenggaraan festival seni budaya yang akan berlangsung hingga Sabtu (12/02) akan datang.

Kelompok pemuda kecaMatan menilai, pihak Pemerintah Kecamatan telah menghambat dan membatasi pemuda pemudi Kecamatan Legok untuk berkarya. “ semestinya Muspika seharusnya membantu dan mendorong keinginan masyarakat dalam mengembangkan bakat, minat  para pemuda pemudinya yang selama ini tidak pernah ada. Akan tetapi sepanjang kegiatan kami memiliki tujuan baik dan memiliki nilai positif serta tidak mengganggu ketentraman masyarakat, kami tetap gelar acara ini sehingga dapat memotifasi kaula muda di Kecamatan Legok untuk lebih berkreasi menuju prestasi yang baik. “ ungkap Zulfikar Fauzi, Ketua Panitia pentas fiesta Legok 2011 ini.

Kurang tanggapnya Muspika terhadap kegiatan pemuda pemudi ini, terlihat dari awal proses perizinan untuk keramaianya yang terkesan di persulit dan tidak di perbolehkan oleh Camat Legok hanya karena alasan lapangan Kelurahan Babakan akan rusak apabila dipergunakan.” permohonan izin untuk keramaian telah di ajukan selama kurang lebih seminggu, tetapi tidak pernah ditanggapi, tanpa alasan tepat Camat telah melalaikan proses suratnya. Namun setelah di telusuri hambatan surat izin tersebut di karenakan iterfensi seseorang oknum yang mengatasnamakan Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar, Otoy Setyadji yang tidak mengizinkan adanya kegiatan pemuda tersebut,” kata Sutrisna, tokoh pemuda kecamatan Legok yang juga Ketua terpilih untuk Pengurus Anak Cabang Pemuda Pancasila

Kecamatan Legok.

Menurut panggilan akrabnya Tisna ini, Camat Legok tidak melihat kegiatan pemuda ini sebagai kepentingan masyarakat secara umum tetapi lebih condong pada kepentingan individu seseorang yang menjual nama partai.” Ini tidak adil. Sebagai pemimpin di pemerintah kecamatan harus aspiratif secara umum. Terlebih-lebih kegiatan pemuda pemudi sebagai generasi cikal bakal pemimpin bangsa ini yang justeru harus perlu mendapat perhatian, bimbingan dan bila perlu kita prasaranain agar mereka lebih berkarir sehingga mendapat prestasi. Tidak perlu di persulit dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal. Apalagi hanya karena satu orang yang mengklem sebagai ketua partai, belum tentu semua anggota partai Golkar di Kecamatan Legok setuju dengan kebijakanya yang justru menjurus pada kepentingan pribadinya itu.” katanya.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s