Model Karoke Jual Miras ? ; Sudah Biasa Tanggapi Trantib

Tangerang – SINAR PAGI***- Pernyataan Irman Pujahendra selaku Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP)  Pemerintah Kota Tangerang untuk menutup tempat hiburan Model Karoke yang terletak di Jalan raya Merdeka apabila dalam operasinya masih menyediakan miras, mendapat tanggapan biasa biasa saja dari pengelola Model karoke tersebut.

Mengenai penutupan Satpol PP untuk model karoke karena melanggar Perda nomor 7 tentang pelarangan miras, di akui Hengky, Menejer pengelola model bahwa  sejak dulu memang tidak aneh dan sudah biasa, “ hal begini sudah biasa. Dan dari dulu model memang begini. Jadi itu hal biasa serta saya anggap biasa biasa ajalah,” tutur Hengky  pada wartawan, ketika di hubungi melalui pesawat selulernya pada Selasa siang (15/03) kemarin.

Pada beberapa kesempatan Walikota Tangerang H Wahidin Halim mengatakan, di Tahun 2011 penertiban Perda 7 dan 8 akan lebih gencar di lakukan “ jadi apapun resikonya, sekalipun langit akan runtuh. Saya akan tetap mengenyahkan barang barang haram seperti itu serta tidak akan mundur sedikitpun” tegas Walikota beberapa waktu lalu

Bahkan Wahidin meminta masyarakat untuk turut serta dalam penegakan Perda nomor 7 dan 8. “ caranya, informasikan jika ada tempat yang jual miras dan ada PSK yang mangkal disuatu tempat di wilayah Kota Tangerang. Dan saya melihat adanya partisipasi masyarakat dalam membantu menegakan Perda tersebut. Buktinya banyak sms yang di tujukan pada saya, yang menginformasikan tempat penjual miras, tapi saya tetap mengharapkan partisipasi masyarakat yang lebih maksimal” ungkapnya.

Menurut  hasil pantauan Sinar Pagi, dengan adanya pernyataan Kadis Satpol PP yang telah mengetahui, bahkan beberapa kali melakukan operasi serta menyita barang bukti sebanyak 104 botol di tempat penjualan miras, seperti Model karoke dan Restoran. Namun hingga saat ini, tidak mempengaruhi semangat Walikota dalam menegakan Perda 7 dan 8.

Sebagaimana pemberitaan yang di lansir melalui media Puspem Kota Tangerang bahwa, Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kota Tangerang akan menindak tegas dengan langkah penutupan bagi  tempat tempat hiburan yang menyediakan Minuman Keras (Miras ) di Kota Tangerang, dalam rangka penegakan Peraturan Daerah (Perda) nomor  7 tahun 2005 tentang pelarangan peredaran miras di Kota Tangerang. Hingga berita ini di turunkan kinerja ,selaku para pengawal Perda tidak maksimal terrealisasi. “ dari dulu model di lakukan seperti ini. Tapi setelah pernyataan Trantib akan menutup, bos Hengky sudah menghadap Satpol PP Senin siang (14/03) ” ungkap salah satu karyawan yang minta disembunyikan nama dalam pemberitaan ini.    *yopie

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s