Dana BOS harus Tepat Waktu, Sasaran dan Tepat Penggunaannya

Muhammad Nuh, Menteri Pendidikan Nasional ( foto : istimewa)

JAKARTA, ( LBI )  Untuk Penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) agar dapat mencapai keberhasilan untuk Tahun ini, menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh ,bahwa proses penyaluran dana BOS i harus memenuhi empat prinsip dalam pelaksanaannya, yaitu tepat waktu, tepat jumlah dan tepat sasaran serta tepat penggunaan.

Mohammad Nuh juga menyatakan, proses penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah untuk siswa Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di 33 provinsi pada tahun ini berjalan lebih baik dari proses penyaluran BOS tahun-tahun sebelumnya. 

Dan Nuh juga mengatakan, pencapaian sejak hari pertama penyaluran dana BOS tahun ini tidak terlepas dari keputusan untuk mengubah mekanisme penyaluran dana itu. Tahun lalu, proses penyaluran dana BOS adalah melalui Kementerian Keuangan ke Kabupaten/Kota lalu ke sekolah-sekolah.

Tapi, proses itu justru memunculkan banyak kendala dalam pelaksanaannya. “Oleh karena itu, tahun ini diputuskan penyaluran dana BOS adalah dari Kementerian Keuangan ke provinsi lalu ke sekolah-sekolah,” ucap Nuh.

“ Dengan mekanisme baru, kami yakin tahun ini lebih baik,” kata dia, di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, baru baru ini.

Dimana pencairan dana BOS pada triwulan pertama tahun ini dimulai sejak pada 9 Januari hingga 16 Januari . Di hari pertama, telah tersalurkan dana sebesar Rp 1,950 triliun atau 34,76 persen terhadap dana pada triwulan pertama atau 8,69 persen dari total dana BOS tahun ini yang sebesar Rp 23,5 triliun, jelasnya.

Kemudian, tercatat lima provinsi yang telah menyalurkan dana BOS pada triwulan pertama tahun ini, yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta (Rp 65 miliar dari alokasi per tahun sebesar Rp 263 miliar), Jambi (Rp 81 miliar dari Rp 324 miliar), Sumatera Barat (Rp 135 miliar dari Rp 540 miliar), Jawa Barat (Rp 994 miliar dari Rp 3,98 triliun), dan Jawa Tengah (Rp 673 miliar dari Rp 2,69 triliun), paparnya

Jadi Anggaran dana BOS tahun ini meningkat sebanyak 40 persen dibandingkan tahun lalu, yakni dari Rp 16 triliun menjadi Rp 23,5 triliun. Adapun satuan biaya per siswa per tahun untuk jenjang pendidikan Sekolah Dasar mengalami kenaikan dari Rp 397 ribu per siswa pada tahun lalu menjadi Rp 580 ribu pada tahun ini.

Sedangkan satuan biaya per siswa per tahun untuk jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama mengalami kenaikan dari Rp 570 ribu per siswa pada tahun lalu menjadi Rp 710 ribu pada tahun ini. ( jop )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s