Pengadilan Agama Sidangkan 2094 Perkara

Drs.H. Ambo Asse SH.MH Ketua Pengadilan Agama Kota Tangerang

KOTA TANGERANG, (LBI) –Sebanyak 2094 perkara yang sudah selesai di Persidangkan tahun 2011 di Pengadilan Agama Tangerang berjalan berkat optimalisasi pelayanan kepada masyarakat yang dilakukan Pengadilan Agama Tangerang dengan menggunakan pelayanan dalam bentuk Sistim Operasional Prosedural (SOP) dan pembinaan langsung secara rutin pada setiap hari senin.

Hal ini dikatakan Drs.H. Ambo Asse SH.MH Ketua Pengadilan Agama Tangerang kepada LBI belum lama ini di ruang kerjanya.

menurutnya, perkara persidangan yang terselesaikan di Pengadilan Agama Tangerang pada tahun 2011 sebanyak 2094, dan perkara terbanyak adalah cerai gugat dengan jumlah 1146 perkara, menyusul cerai talak 400 perkara, sedangkan  Isbath nikah sebanyak 386 perkara, perwalian 10 perkara, Dispensasi kawin 12 perkara, wali Adhal 7 perkara, penetapan ahli waris 28 perkara, pewarisan 5 perkara, pemeliharaan anak 8 perkara, harta bersama 9 perkara, ijin polygamy ada 6 perkara dan pembatalan perkawinan sebanyak 2 perkara, terangnya.

H Ambo juga mengatakan, penyebab – penyebab perceraian hingga di sidangkan di pengadilan agama ini, diantaranya karena gangguan pihak ke-3 sebanyak 188 perkara, sedangkan karena tidak ada keharmonisan sebanyak 254 perkara, tidak ada tanggungjawab sebanyak 237 perkara, persoalan ekonomi sebanyak 264 dan akibat cemburu sebanyak 110 perkara serta krisis akhlak terdapat 86 perkara, jelasnya.

Lebih jauh H.Ambo memaparkan bahwa Pengadilan Agama Tangerang adalah salah satu garda depan pelayan keadilan bagi masyarakat Tangerang. Dengan komitmen memberikan pelayanan terbaik sebagai lembaga hukum yang mandiri, profesional, berwibawa, dan penuh dedikasi.“ sehingga Pengadilan Agama Tangerang terus berusaha meningkatkan kualitas institusi hingga mencapai titik ideal dengan tetap  berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 Tentang Perubahan atas Undang-undang No.7 Tahun 1989 pada pasal 2, dimana menyebutkan Peradilan Agama adalah salah satu pelaku kekuasaan kehakiman bagi rakyat pencari keadilan yang beragama Islam mengenai perkara tertentu, dalam menujang dan memenuhi harapan lembaga Peradilan yang sederhana, cepat dan dengan biaya murah sebagai mana tersebut dalam Pasal 57 ayat (3) UU Nomor  3 Tahun 2006, tentang Perubahan atas UU Nomor 7 Tahun 1989, dimana Pengadilan Agama Tangerang mengimplementasikannya dengan Visi dan Misi yang diharapkan  dapat memenuhi harapan bagi para pencari keadilan tersebut “, tegas H.Ambo

Di tambahkanya bahwa, dalam melaksanakan tugas dan fungsinya disesuaikan dengan Visi dan misinya yakni, mewujudkan pengadilan agama yang terhormat dan bermartabat hingga pada pencapaian pelayanan prima dengan memperbaiki akses pelayanan dibidang peradilan pada masyarakat serta  mewujudkan peradilan yang mandiri dan independen dengan cara meningkatkan kwalitas SDM yang professional,” bahkan saat ini pengadilan agama membuat website sebagai bentuk keterbukaan bagi masyarakat (transparasi public) dalam mendapatkan informasi mengenai bidang tehknis yustisial, administrasi kepanitraan dan kesekretariatan sebagaimana KMA 144/VII/2007 tentang Keterbukaan informasi Peradilan bagi masyarakat luas, terlebih-lebih khusunyanya di wilayah hukum/yurisdiksi daerah Kota Tangerang yang terdiri dari 13 Kecamatan dan 104 Kelurahan.        (epri/di2k)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s